Cara Backup cPanel Menyeluruh

Blog Ardeta Media

Keamanan data adalah prioritas utama bagi setiap pemilik website. Meskipun Ardeta Media melakukan backup secara rutin (daily, weekly, dan monthly), memiliki salinan data mandiri adalah langkah bijak sebagai tindakan preventif tambahan.

Memiliki backup pribadi memastikan Anda tetap memiliki akses ke data jika terjadi kendala administrasi atau saat Anda berencana melakukan migrasi besar.

Panduan Melakukan Full Backup cPanel

Fitur Full Backup di cPanel akan mencakup seluruh file di home directory, database MySQL, konfigurasi email, hingga pengaturan filter dan forwarder.

1. Masuk ke Menu Backup

Login ke cPanel Anda, kemudian cari dan klik menu "Backup" atau "Backup Wizard" pada bagian Files.

2. Generate Full Backup

  • Klik tombol "Download a Full Account Backup".
  • Backup Destination: Pilih Home Directory untuk menyimpan file di server sementara, atau pilih Remote FTP Server jika ingin langsung mengirimkannya ke server lain.
Email Address: Masukkan alamat email Anda untuk menerima notifikasi otomatis jika proses backup telah selesai. Jika tidak ingin menerima email, pilih “Do not send email notification”*.

  • Klik tombol "Generate Backup".

3. Pantau Proses Backup

Sistem akan memulai proses pembuatan file arsip (biasanya dalam format `.tar.gz`). Durasi proses ini bergantung pada besarnya data website Anda. Anda dapat mengklik tombol "Go Back" untuk melihat statusnya. Jika proses sudah selesai, link download akan muncul di bawah bagian Backups Available for Download.

Cara Mendownload File Backup

Setelah proses generate selesai, Anda bisa mengunduh file tersebut ke komputer lokal melalui dua cara:

  1. Halaman Backup: Klik langsung pada link file backup yang muncul di daftar download.
  2. File Manager: Masuk ke File Manager, cari file yang berawalan `backup-x.x.x_username.tar.gz` di folder home (di luar `public_html`), lalu klik kanan dan pilih Download.

Penting: Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Kapasitas Disk: Pastikan sisa kuota penyimpanan hosting Anda mencukupi, karena file backup sementara akan memakan ruang disk.
  • Keamanan File: Setelah Anda mengunduh file backup ke komputer lokal, sangat disarankan untuk menghapus file backup yang ada di server agar kapasitas hosting Anda tidak cepat penuh.
Hanya untuk Migrasi: File "Full Backup" ini tidak bisa direstart sendiri oleh user melalui cPanel. Jika Anda ingin melakukan restorasi, Anda perlu menghubungi tim support atau menggunakan fitur Restore Home Directory/Database* secara terpisah.

Dengan melakukan backup secara berkala, Anda telah mengamankan investasi digital Anda dari berbagai risiko yang tidak diinginkan.

240 Views