Cara Menambahkan Limit Memory pada WordPress Melalui File wp-config.php

January 26, 2026

Apakah website WordPress Anda sering mengalami error seperti "Fatal error: Allowed memory size exhausted" atau "WordPress memory limit"? Jangan khawatir! Masalah ini sangat umum terjadi, terutama pada website dengan banyak plugin, tema kompleks, atau traffic tinggi.

Artikel ini akan membahas secara lengkap cara menambahkan limit memory pada WordPress melalui file wp-config.php, beserta penjelasan teknis, tips optimasi, dan troubleshooting.

Apa Itu WordPress Memory Limit?

WordPress Memory Limit adalah jumlah maksimum memori (RAM) yang dapat digunakan oleh WordPress untuk menjalankan proses-prosesnya. Secara default, WordPress mengalokasikan:

  • 32MB untuk single site
  • 64MB untuk multisite

Namun, untuk website modern dengan banyak fitur, limit ini sering kali tidak cukup dan menyebabkan error atau performa lambat.

Mengapa Perlu Menambah Memory Limit?

Anda perlu menambah memory limit jika mengalami:

  1. Error "Memory Exhausted"
```

Fatal error: Allowed memory size of 33554432 bytes exhausted

```

  1. White Screen of Death (WSOD) - Layar putih kosong tanpa pesan error

  1. Website Lambat - Loading time sangat lama

  1. Plugin/Theme Tidak Berfungsi - Fitur tertentu tidak bekerja dengan baik

  1. Error Saat Update - Gagal update WordPress, plugin, atau tema

  1. Upload Media Gagal - Tidak bisa upload gambar/video berukuran besar

Cara Menambahkan Limit Memory Melalui wp-config.php

Berikut adalah langkah-langkah lengkap untuk menambahkan limit memory pada WordPress:

Langkah 1: Backup File wp-config.php

Sebelum melakukan perubahan, selalu backup file wp-config.php Anda untuk berjaga-jaga jika terjadi kesalahan.

Cara Backup:

  1. Login ke cPanel atau FTP
  2. Navigasi ke direktori root WordPress (biasanya `public_html`)
  3. Klik kanan pada file `wp-config.php`
  4. Pilih Download atau Copy untuk membuat backup

Langkah 2: Buka File wp-config.php

Ada beberapa cara untuk membuka file wp-config.php:

Metode 1: Melalui cPanel File Manager

  1. Login ke cPanel
  2. Klik File Manager
  3. Navigasi ke direktori root WordPress (biasanya `public_html`)
  4. Cari file `wp-config.php`
  5. Klik kanan dan pilih Edit atau Code Editor

Metode 2: Melalui FTP

  1. Buka FTP client (FileZilla, WinSCP, dll)
  2. Connect ke server hosting Anda
  3. Navigasi ke direktori root WordPress
  4. Download file `wp-config.php` ke komputer Anda
  5. Buka dengan text editor (Notepad++, Sublime Text, VS Code)

Langkah 3: Tambahkan Kode Memory Limit

Setelah file wp-config.php terbuka, tambahkan baris berikut di bagian atas file, tepat setelah tag `

```php

define( 'WP_MEMORY_LIMIT', '256M' );

```

Contoh Lengkap:

```php

/

* The base configuration for WordPress

*/

// Tambahkan baris ini di sini

define( 'WP_MEMORY_LIMIT', '256M' );

// Sisanya adalah konfigurasi default WordPress

define( 'DB_NAME', 'database_name_here' );

define( 'DB_USER', 'username_here' );

// ... dst

```

Penjelasan:

  • `WP_MEMORY_LIMIT` adalah konstanta WordPress untuk mengatur memory limit
  • `'256M'` adalah nilai memory yang dialokasikan (256 Megabytes)
  • Anda dapat mengganti nilai ini sesuai kebutuhan (lihat rekomendasi di bawah)

Langkah 4: Simpan File wp-config.php

Jika menggunakan cPanel:

  1. Klik tombol Save Changes di pojok kanan atas
  2. Tutup editor

Jika menggunakan FTP:

  1. Simpan file di komputer Anda (Ctrl+S atau File > Save)
  2. Upload kembali file ke server (overwrite file lama)

Langkah 5: Verifikasi Perubahan

Untuk memastikan perubahan berhasil, Anda bisa:

  1. Refresh Website - Coba akses website Anda dan lihat apakah error sudah hilang

  1. Cek Memory Limit di Dashboard
- Install plugin WP Server Health Stats atau Query Monitor

- Lihat informasi memory limit di dashboard

  1. Buat File PHP Info (Opsional)
- Buat file baru bernama `phpinfo.php` di root WordPress

- Isi dengan kode:

```php

```

- Akses `https://namadomain.com/phpinfo.php`

- Cari "memory_limit" dan lihat nilainya

- Hapus file ini setelah selesai untuk keamanan

Rekomendasi Nilai Memory Limit

Berikut adalah rekomendasi nilai memory limit berdasarkan jenis website:

Jenis Website Memory Limit Keterangan
Blog Sederhana 64M - 128M Sedikit plugin, traffic rendah
Blog/Website Standar 128M - 256M Plugin moderat, traffic menengah
E-commerce (WooCommerce) 256M - 512M Banyak produk, plugin kompleks
Website Kompleks 512M - 1024M Multisite, traffic tinggi, banyak fitur
Enterprise/Portal 1024M+ Website besar dengan jutaan visitor

Catatan Penting:

  • Jangan set terlalu tinggi jika tidak diperlukan (boros resource)
  • Pastikan hosting Anda mendukung memory limit yang Anda set
  • Jika hosting shared, biasanya ada limit maksimal (256M - 512M)

Cara Alternatif Menambah Memory Limit

Jika metode wp-config.php tidak berhasil, coba cara alternatif berikut:

Metode 2: Melalui File .htaccess

Tambahkan baris berikut di file `.htaccess` (di root WordPress):

```apache

php_value memory_limit 256M

```

Catatan: Metode ini hanya bekerja jika server menggunakan mod_php. Jika menggunakan FastCGI/PHP-FPM, metode ini tidak akan bekerja.

Metode 3: Melalui File php.ini

Jika Anda memiliki akses ke file `php.ini`:

  1. Buka file `php.ini` (biasanya di root atau di folder `public_html`)
  2. Cari baris `memory_limit`
  3. Ubah menjadi:
```ini

memory_limit = 256M

```

  1. Simpan dan restart server (jika diperlukan)

Catatan: Pada shared hosting, Anda mungkin tidak memiliki akses ke `php.ini` global. Namun, beberapa hosting menyediakan `php.ini` lokal di direktori user.

Metode 4: Hubungi Hosting Provider

Jika semua metode di atas tidak berhasil, hubungi support hosting Anda dan minta mereka untuk:

  • Menaikkan PHP memory limit di level server
  • Memberikan akses ke `php.ini`
  • Upgrade paket hosting jika diperlukan

Troubleshooting: Jika Memory Limit Tidak Berubah

1. Cek Apakah Kode Sudah Benar

Pastikan kode yang Anda tambahkan persis seperti ini:

```php

define( 'WP_MEMORY_LIMIT', '256M' );

```

Kesalahan Umum:

  • ❌ `define( 'WP_MEMORY_LIMIT', 256M );` (tanpa tanda kutip)
  • ❌ `define( 'WP_MEMORY_LIMIT', '256MB' );` (pakai MB bukan M)
  • ❌ Spasi atau karakter aneh yang tidak terlihat

2. Cek Posisi Kode

Kode harus ditempatkan sebelum baris berikut:

```php

/ That's all, stop editing! Happy publishing. /

```

Jangan letakkan di bawah baris tersebut atau di bagian paling bawah file.

3. Cek Limit di Level Server

Hosting mungkin membatasi memory limit di level server. Untuk mengecek:

```php

echo 'WP Memory Limit: ' . WP_MEMORY_LIMIT . '
';

echo 'PHP Memory Limit: ' . ini_get('memory_limit');

?>

```

Jika PHP memory limit lebih rendah dari WP memory limit, maka yang berlaku adalah PHP memory limit.

4. Clear Cache

Jika menggunakan caching plugin (WP Super Cache, W3 Total Cache, dll):

  1. Clear cache plugin
  2. Clear browser cache
  3. Coba akses website kembali

5. Cek Error Log

Periksa error log di cPanel atau hosting untuk melihat pesan error yang lebih detail.

Tips Optimasi Memory WordPress

Selain menambah memory limit, lakukan optimasi berikut untuk mengurangi penggunaan memory:

1. Nonaktifkan Plugin yang Tidak Digunakan

  • Hapus plugin yang tidak aktif
  • Gunakan plugin yang ringan dan well-coded
  • Hindari terlalu banyak plugin (maksimal 20-30 plugin)

2. Gunakan Tema yang Ringan

  • Pilih tema yang dioptimasi untuk performa
  • Hindari tema bloated dengan terlalu banyak fitur
  • Pertimbangkan tema seperti GeneratePress, Astra, atau Kadence

3. Optimasi Database

  • Gunakan plugin WP-Optimize atau Advanced Database Cleaner
  • Hapus revisi post yang tidak diperlukan
  • Clean up spam comments dan transients

4. Gunakan Caching

  • Install plugin caching seperti WP Rocket, W3 Total Cache, atau WP Super Cache
  • Aktifkan object caching jika tersedia (Redis/Memcached)

5. Optimasi Gambar

  • Compress gambar sebelum upload
  • Gunakan plugin seperti Smush atau ShortPixel
  • Gunakan lazy loading untuk gambar

6. Limit Post Revisions

Tambahkan di wp-config.php:

```php

define( 'WP_POST_REVISIONS', 3 );

```

7. Disable Heartbeat API (Opsional)

Jika tidak diperlukan, disable Heartbeat API untuk mengurangi AJAX requests:

```php

define( 'WP_CRON_LOCK_TIMEOUT', 60 );

```

Kapan Perlu Upgrade Hosting?

Jika setelah menambah memory limit dan optimasi, website masih lambat atau sering error, pertimbangkan untuk upgrade hosting:

Tanda-tanda Perlu Upgrade:

  • Memory limit sudah di 512M+ tapi masih kurang
  • CPU usage sering mencapai 100%
  • Website sering down atau timeout
  • Shared hosting tidak cukup untuk traffic Anda

Opsi Upgrade:

  1. VPS Hosting - Lebih banyak resource dan kontrol
  2. Cloud Hosting - Scalable dan reliable
  3. Dedicated Server - Untuk website enterprise

Kesimpulan

Menambahkan limit memory pada WordPress melalui file wp-config.php adalah solusi yang mudah dan efektif untuk mengatasi error memory exhausted. Berikut ringkasannya:

Langkah Singkat:

  1. Backup file wp-config.php ✅
  2. Buka file wp-config.php melalui cPanel atau FTP ✅
  3. Tambahkan kode `define( 'WP_MEMORY_LIMIT', '256M' );` di bagian atas ✅
  4. Simpan file ✅
  5. Verifikasi perubahan ✅

Tips Penting:

  • Gunakan nilai yang sesuai kebutuhan (jangan terlalu tinggi atau rendah)
  • Kombinasikan dengan optimasi plugin, tema, dan database
  • Monitor performa website secara berkala
  • Upgrade hosting jika diperlukan

Jika Anda mengalami kesulitan atau memerlukan bantuan konfigurasi WordPress, jangan ragu untuk menghubungi team support Ardetamedia melalui:

Kami menyediakan WordPress Hosting yang sudah dioptimasi dengan memory limit yang cukup dan performa tinggi. Cek paket hosting kami sekarang! 🚀