Cara Mengganti Versi PHP
Dalam pengembangan website, kompatibilitas antara kode program (script) dengan versi PHP yang tersedia di server adalah hal yang sangat krusial. Ardeta Media menggunakan infrastruktur CloudLinux yang memungkinkan setiap pengguna cPanel untuk mengatur versi PHP mereka sendiri secara mandiri tanpa memengaruhi pengguna lain dalam satu server.
Dengan fitur Select PHP Version, Anda memiliki kontrol penuh untuk beralih versi PHP (dari 5.6 hingga 8.x), mengaktifkan ekstensi tertentu, hingga mengubah konfigurasi limit PHP.
Cara Mengubah Versi PHP melalui cPanel
Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk menyesuaikan versi PHP Anda:
- Login ke cPanel: Akses dashboard cPanel Anda (biasanya melalui `domainanda.com/cpanel`).
- Cari Menu "Select PHP Version": Anda bisa menemukannya di kategori Software atau menggunakan fitur pencarian di pojok kanan atas.
- Pilih Versi PHP: Pada halaman Selector, klik pada menu dropdown PHP Version. Pilih versi yang Anda butuhkan (misalnya beralih dari PHP 7.4 ke PHP 8.1).
- Terapkan Perubahan: Setelah memilih versi baru, klik tombol "Set as current". Tunggu beberapa saat hingga sistem memperbarui versi PHP aktif Anda.
Mengaktifkan Ekstensi PHP (PHP Extensions)
Beberapa CMS (seperti WordPress) atau framework (seperti Laravel) membutuhkan ekstensi tertentu agar dapat berjalan optimal (misalnya: `imagick`, `fileinfo`, atau `gd`).
- Pada halaman yang sama (PHP Selector), Anda akan melihat daftar kotak centang ekstensi.
- Untuk mengaktifkan: Centang nama ekstensi yang dibutuhkan.
- Untuk menonaktifkan: Hilangkan centang pada nama ekstensi.
- Perubahan biasanya akan tersimpan secara otomatis setelah Anda mencentangnya.
Mengubah Batas Limit PHP (PHP Options)
Jika Anda mengalami error seperti "Memory exhausted" atau "Maximum execution time exceeded", Anda perlu mengubah nilai pada bagian PHP Options.
- Klik tab atau link "Switch to PHP Options" di halaman PHP Selector.
- Ubah nilai yang diinginkan sesuai kebutuhan script Anda. Beberapa konfigurasi yang sering disesuaikan antara lain:
* `memory_limit`: Batas penggunaan RAM oleh PHP (rekomendasi: 256M - 512M).
* `post_max_size` & `upload_max_filesize`: Batas ukuran unggahan file (rekomendasi: 64M - 128M).
- Klik "Save" atau biarkan sistem menyimpannya secara otomatis setelah Anda berpindah kolom.
Catatan: Pastikan versi PHP yang Anda pilih sesuai dengan kebutuhan script website Anda. Versi PHP yang terlalu lama (seperti 5.6) sudah tidak mendapatkan pembaruan keamanan, sehingga sangat disarankan untuk menggunakan versi terbaru (7.4 atau 8.x) jika website Anda mendukungnya.