Error Email: Deferred Due to Greylisting
Pernahkah Anda mengirim email dan mendapat pesan error atau notifikasi seperti ini?
> "Message deferred due to greylisting"
> "450 4.7.1 Greylisting in action, please come back later"
> "Temporarily rejected for policy reasons"
Jangan khawatir! Pesan ini bukan berarti email Anda gagal terkirim. Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap apa itu greylisting, mengapa terjadi, dan bagaimana cara mengatasinya dengan benar.
Apa Itu Greylisting?
Greylisting adalah teknik perlindungan email yang digunakan oleh server email untuk melindungi dari serangan spam dan email berbahaya. Cara kerjanya adalah dengan menunda sementara email yang masuk dari pengirim yang belum dikenal.
Cara Kerja Greylisting:
- Email Pertama Kali Dikirim
- Server mencatat IP address pengirim, email pengirim, dan email penerima
- Email Ditolak Sementara (Temporary Reject)
- Email tidak langsung diterima, tetapi tidak juga ditolak permanen
- Server Pengirim Diminta Mengirim Ulang
- Server spam biasanya tidak akan mencoba lagi karena dirancang untuk mengirim email massal dengan cepat
- Email Diterima Setelah Retry
- IP pengirim akan masuk whitelist sementara untuk email berikutnya
Mengapa Greylisting Efektif Melawan Spam?
- Spammer tidak sabar: Bot spam biasanya tidak menunggu dan retry, mereka langsung pindah ke target lain
- Server spam tidak retry: Server spam tidak dikonfigurasi untuk retry karena akan memperlambat proses spam mereka
- Legitimate server selalu retry: Server email yang sah (Gmail, Outlook, dll) selalu dikonfigurasi untuk retry sesuai standar SMTP
Mengapa Email Anda Terkena Greylisting?
Email Anda bisa terkena greylisting karena beberapa alasan:
1. Pengirim Baru atau Jarang Mengirim
Jika Anda:
- Pertama kali mengirim email ke domain tertentu
- Jarang mengirim email ke domain tersebut
- Menggunakan IP address baru atau berubah-ubah
Maka server penerima akan menerapkan greylisting sebagai langkah preventif.
2. SPF Record Tidak Valid atau Tidak Ada
SPF (Sender Policy Framework) adalah DNS record yang menentukan server mana yang diizinkan mengirim email atas nama domain Anda. Jika:
- SPF record tidak dikonfigurasi
- SPF record salah atau invalid
- IP server pengirim tidak tercantum dalam SPF record
Maka server penerima akan lebih ketat dan menerapkan greylisting.
3. DKIM Signature Tidak Valid atau Tidak Ada
DKIM (DomainKeys Identified Mail) adalah signature digital yang memverifikasi bahwa email benar-benar dikirim dari domain yang diklaim. Jika:
- DKIM tidak dikonfigurasi
- DKIM signature invalid atau expired
- DKIM key tidak match dengan DNS record
Maka email Anda akan dianggap mencurigakan dan terkena greylisting.
4. IP Reputation Rendah
Jika IP server email Anda:
- Baru dan belum memiliki reputasi
- Pernah digunakan untuk spam sebelumnya
- Masuk dalam blacklist (meskipun sudah dihapus)
Maka server penerima akan lebih waspada dan menerapkan greylisting.
5. Server Penerima Mengaktifkan Greylisting Ketat
Beberapa server email mengaktifkan greylisting dengan setting yang sangat ketat untuk semua email masuk, terlepas dari reputasi pengirim.
Solusi Mengatasi Error Greylisting
Berikut adalah solusi lengkap untuk mengatasi masalah greylisting:
Solusi 1: Perbaiki SPF Record (RECOMMENDED)
SPF record adalah kunci utama untuk memastikan email Anda tidak terkena greylisting.
Langkah-langkah:
1. Cek SPF Record Saat Ini
Gunakan tools online untuk mengecek SPF record domain Anda:
Masukkan domain Anda dan lihat hasilnya:
- ✅ Valid: SPF record sudah benar
- ❌ Invalid atau Not Found: SPF record perlu diperbaiki
2. Buat atau Perbaiki SPF Record
Contoh SPF Record yang Benar:
```
v=spf1 a mx ip4:203.142.67.123 include:_spf.google.com ~all
```
Penjelasan:
- `v=spf1`: Versi SPF
- `a`: Izinkan A record domain
- `mx`: Izinkan MX record domain
- `ip4:203.142.67.123`: Izinkan IP spesifik (ganti dengan IP server email Anda)
- `include:_spf.google.com`: Izinkan Google (jika menggunakan Gmail/Google Workspace)
- `~all`: Soft fail untuk email dari server lain
Untuk Hosting cPanel:
- Login ke cPanel
- Klik Zone Editor atau Advanced DNS Zone Editor
- Pilih domain Anda
- Cari record dengan type TXT dan name @ atau domain.com
- Jika sudah ada SPF record, edit. Jika belum ada, tambahkan baru:
- Name: @ (atau domain.com)
- Value: `v=spf1 a mx ~all` (atau sesuai kebutuhan)
- TTL: 14400 (4 jam)
- Klik Save atau Add Record
Catatan: Jika Anda menggunakan layanan email eksternal (Gmail, Outlook, Mailchimp, dll), tambahkan `include:` mereka ke SPF record.
3. Verifikasi SPF Record
Setelah menambahkan SPF record:
- Tunggu propagasi DNS (1-24 jam, biasanya lebih cepat)
- Cek kembali menggunakan SPF checker
- Pastikan status Valid atau Pass
Solusi 2: Perbaiki DKIM Signature (RECOMMENDED)
DKIM signature memastikan email Anda terverifikasi dan tidak dimodifikasi.
Langkah-langkah:
1. Cek DKIM Saat Ini
Kirim email test ke alamat email Anda sendiri (Gmail, Outlook, dll), lalu:
- Buka email tersebut
- Klik Show Original (Gmail) atau View Message Source (Outlook)
- Cari header DKIM-Signature
- Lihat apakah ada dan valid
2. Aktifkan DKIM di cPanel
Untuk cPanel dengan Email Authentication:
- Login ke cPanel
- Klik Email Deliverability atau Email Authentication
- Pilih domain Anda
- Cari bagian DKIM
- Jika status Not Enabled, klik Enable atau Install
- cPanel akan otomatis membuat DKIM key dan menambahkan DNS record
Untuk cPanel Manual:
- Login ke cPanel
- Klik Zone Editor
- Tambahkan record TXT dengan format:
- Value: (DKIM public key dari hosting provider Anda)
- TTL: 14400
Catatan: Jika Anda tidak yakin, hubungi support hosting untuk membantu setup DKIM.
3. Verifikasi DKIM
Setelah setup DKIM:
- Kirim email test
- Cek header email
- Pastikan ada DKIM-Signature dan status pass
Solusi 3: Setup DMARC (OPTIONAL tapi RECOMMENDED)
DMARC (Domain-based Message Authentication, Reporting & Conformance) adalah policy yang menggabungkan SPF dan DKIM.
Contoh DMARC Record:
```
v=DMARC1; p=quarantine; rua=mailto:dmarc@namadomain.com
```
Cara Setup:
- Login ke cPanel
- Klik Zone Editor
- Tambahkan record TXT:
- Value: `v=DMARC1; p=none; rua=mailto:admin@namadomain.com`
- TTL: 14400
- Save
Penjelasan:
- `p=none`: Hanya monitoring (tidak reject email)
- `p=quarantine`: Tandai sebagai spam jika gagal
- `p=reject`: Tolak email jika gagal
- `rua=mailto:`: Email untuk menerima report
Solusi 4: Tunggu Retry Otomatis (Paling Mudah)
Jika email Anda terkena greylisting, tidak perlu panik. Server email Anda akan otomatis mencoba mengirim ulang setelah beberapa menit.
Timeline:
- Retry pertama: 5-15 menit
- Retry kedua: 30-60 menit
- Retry ketiga: 2-4 jam
- Retry terakhir: 24-48 jam
Catatan: Email akan tetap terkirim, hanya tertunda sementara.
Solusi 5: Matikan Greylisting di cPanel (TIDAK DISARANKAN)
Jika Anda adalah penerima email dan ingin mematikan greylisting di server Anda sendiri:
⚠️ PERINGATAN: Mematikan greylisting akan membuat email Anda rentan terhadap spam. Kami TIDAK MENYARANKAN opsi ini kecuali Anda memiliki filter spam yang sangat kuat.
Langkah-langkah (jika tetap ingin mematikan):
- Login ke cPanel
- Cari Email atau Spam Filters
- Klik Apache SpamAssassin atau Greylisting Settings
- Cari opsi Greylisting
- Disable atau Turn Off greylisting
- Save
Konsekuensi:
- ✅ Email masuk lebih cepat
- ❌ Spam meningkat drastis
- ❌ Inbox penuh dengan email sampah
- ❌ Risiko phishing dan malware lebih tinggi
Alternatif yang Lebih Baik:
- Gunakan whitelist untuk pengirim yang dipercaya
- Tingkatkan spam filter dengan SpamAssassin
- Gunakan email filtering service seperti Cloudflare Email Routing
Cara Cek Apakah Email Terkena Greylisting
Untuk memastikan email Anda terkena greylisting:
1. Cek Email Bounce/Delivery Report
Jika email Anda terkena greylisting, Anda akan menerima delivery status notification dengan pesan seperti:
```
450 4.7.1
```
atau
```
Deferred: 450 Greylisted, please try again later
```
2. Cek Mail Log di cPanel
- Login ke cPanel
- Klik Email Deliverability atau Track Delivery
- Cari email yang Anda kirim
- Lihat status dan error message
3. Gunakan Email Testing Tools
Tips Mencegah Greylisting di Masa Depan
- Setup SPF, DKIM, dan DMARC dengan Benar
- Pastikan semua record valid dan up-to-date
- Gunakan IP Address yang Konsisten
- Gunakan dedicated IP jika memungkinkan
- Bangun Email Reputation yang Baik
- Jangan kirim email massal tanpa permission
- Gunakan double opt-in untuk mailing list
- Warm Up IP Address Baru
- Tingkatkan secara bertahap dalam beberapa minggu
- Monitor Blacklist
- Gunakan tools seperti MXToolbox Blacklist Check
- Gunakan Email Service Provider Terpercaya
- Mereka sudah memiliki reputasi baik dan konfigurasi yang benar
Perbedaan Greylisting vs Blacklist
| Aspek | Greylisting | Blacklist |
|---|---|---|
| Sifat | Temporary (sementara) | Permanent (permanen) |
| Durasi | 5-60 menit | Sampai dihapus manual |
| Email Terkirim? | Ya, setelah retry | Tidak, ditolak langsung |
| Kode Error | 450 (temporary) | 550 (permanent) |
| Solusi | Tunggu retry, perbaiki SPF/DKIM | Request removal dari blacklist |
Kesimpulan
Error "Deferred due to greylisting" adalah mekanisme keamanan email yang normal dan tidak berbahaya. Email Anda akan tetap terkirim setelah server melakukan retry.
Solusi Terbaik:
- Perbaiki SPF record - Pastikan valid dan mencakup IP server email Anda ✅
- Perbaiki DKIM signature - Aktifkan dan verifikasi DKIM ✅
- Setup DMARC - Tambahkan policy DMARC untuk keamanan ekstra
- Tunggu retry otomatis - Email akan terkirim dalam 5-60 menit
JANGAN:
- ❌ Matikan greylisting di server Anda (kecuali terpaksa)
- ❌ Kirim email berulang-ulang secara manual
- ❌ Abaikan SPF/DKIM setup
Jika Anda memerlukan bantuan setup SPF, DKIM, atau DMARC, jangan ragu untuk menghubungi team support Ardetamedia melalui:
- Live Chat: https://www.ardetamedia.com/
- Ticket Support: Login ke member area
- Email: support@ardetamedia.com
Kami menyediakan Email Hosting dengan SPF, DKIM, dan DMARC yang sudah dikonfigurasi dengan benar. Email Anda akan lebih aman dan deliverability lebih tinggi! 📧✨