Error WordPress: There has been a critical error on your website. Please check your site admin email inbox for instructions

January 26, 2026
Blog Ardeta Media

Apakah website WordPress Anda tiba-tiba menampilkan pesan error berikut?

> "There has been a critical error on your website. Please check your site admin email inbox for instructions."

Jangan panik! Error ini adalah salah satu masalah paling umum yang dialami pengguna WordPress, terutama setelah update plugin, tema, atau WordPress core. Artikel ini akan membahas secara lengkap penyebab, solusi step-by-step, dan cara mencegah error ini terulang kembali.

Apa Itu WordPress Critical Error?

Pesan "There has been a critical error on your website" adalah pesan kesalahan yang ditampilkan oleh WordPress ketika terjadi fatal error yang mencegah website Anda berfungsi dengan normal. Error ini biasanya disebabkan oleh:

  • Plugin atau tema yang tidak kompatibel dengan versi WordPress atau PHP
  • File core WordPress yang hilang atau rusak
  • Memory limit yang tidak cukup
  • Versi PHP yang tidak kompatibel
  • Konflik antar plugin atau tema
  • Masalah dengan server web

Penyebab Umum Critical Error di WordPress

1. Plugin atau Tema Tidak Kompatibel

Penyebab paling umum adalah plugin atau tema yang:

  • Tidak kompatibel dengan versi WordPress terbaru
  • Tidak kompatibel dengan versi PHP yang digunakan
  • Memiliki bug atau kode yang error
  • Konflik dengan plugin/tema lain

2. File Core WordPress Rusak atau Hilang

File-file penting WordPress mungkin:

  • Corrupt saat proses update
  • Terhapus secara tidak sengaja
  • Terinfeksi malware
  • Rusak karena masalah server

3. Memory Limit Tidak Cukup

WordPress membutuhkan memory yang cukup untuk berjalan. Jika memory limit terlalu rendah:

  • Website akan crash
  • Proses update gagal
  • Plugin/tema tidak berfungsi

4. Versi PHP Tidak Kompatibel

WordPress memiliki requirement minimum versi PHP. Jika versi PHP terlalu lama atau terlalu baru:

  • Fungsi deprecated menyebabkan error
  • Sintaks baru tidak didukung
  • Kompatibilitas plugin/tema terganggu

5. Masalah Server atau Hosting

Kadang-kadang masalah bukan pada WordPress, tetapi pada:

  • Server down atau overload
  • Disk space penuh
  • Permission file yang salah
  • Database error

Solusi Lengkap Mengatasi WordPress Critical Error

Berikut adalah langkah-langkah sistematis untuk mengatasi error ini:

Solusi 1: Naikkan Memory Limit Melalui MultiPHP INI Editor (cPanel)

Langkah pertama yang paling mudah adalah menaikkan memory limit melalui cPanel.

Langkah-langkah:

  1. Login ke cPanel
- Akses cPanel Anda (biasanya `namadomain.com/cpanel`)

- Masukkan username dan password

  1. Buka MultiPHP INI Editor
- Scroll ke bagian Software

- Klik MultiPHP INI Editor

  1. Pilih Domain
- Pilih domain yang bermasalah dari dropdown

  1. Naikkan Memory Limit
- Cari setting memory_limit

- Ubah nilai menjadi 256M atau 512M

- Jika sudah 256M, coba naikkan ke 512M atau 1024M

  1. Naikkan Setting Lainnya (Opsional)
- max_execution_time: 300

- max_input_time: 300

- post_max_size: 64M

- upload_max_filesize: 64M

  1. Klik Apply
- Simpan perubahan

- Tunggu beberapa detik

  1. Refresh Website
- Buka website Anda di browser baru

- Cek apakah error sudah hilang

Catatan: Jika tidak ada perubahan, lanjut ke solusi berikutnya.

Solusi 2: Ubah Versi PHP Melalui cPanel

Kadang-kadang, masalah disebabkan oleh versi PHP yang tidak kompatibel.

Langkah-langkah:

  1. Login ke cPanel

  1. Buka MultiPHP Manager
- Scroll ke bagian Software

- Klik MultiPHP Manager

  1. Pilih Domain
- Centang domain yang bermasalah

  1. Pilih Versi PHP
- Dari dropdown PHP Version, pilih versi yang berbeda

- Rekomendasi:

- Jika saat ini menggunakan PHP 8.x, coba turun ke PHP 7.4

- Jika menggunakan PHP 7.4, coba naikkan ke PHP 8.0 atau 8.1

- Untuk WordPress terbaru, PHP 8.0 atau 8.1 biasanya paling stabil

  1. Klik Apply
- Simpan perubahan

  1. Refresh Website
- Tunggu 1-2 menit

- Buka website Anda

- Cek apakah error sudah hilang

Tips: Jika masih error, coba versi PHP lain sampai menemukan yang kompatibel.

Solusi 3: Cek dan Analisa Error Log

Error log adalah kunci untuk mengetahui penyebab pasti error.

Cara Mengakses Error Log:

Metode 1: Melalui cPanel

  1. Login ke cPanel
  2. Klik File Manager
  3. Navigasi ke direktori root WordPress (biasanya `public_html`)
  4. Cari file error_log atau debug.log
  5. Klik kanan dan pilih View atau Edit

Metode 2: Aktifkan WordPress Debug Mode

  1. Buka file wp-config.php melalui File Manager atau FTP
  2. Cari baris:
```php

define( 'WP_DEBUG', false );

```

  1. Ubah menjadi:
```php

define( 'WP_DEBUG', true );

define( 'WP_DEBUG_LOG', true );

define( 'WP_DEBUG_DISPLAY', false );

```

  1. Simpan file
  2. Refresh website Anda (error akan tercatat di `wp-content/debug.log`)
  3. Buka file `wp-content/debug.log` untuk melihat error detail

Contoh Error Log:

```

[26-Jan-2026 13:04:39 UTC] PHP Fatal error: Uncaught Error: Call to undefined function my_custom_function() in /home/user/public_html/wp-content/plugins/my-plugin/my-plugin.php:45

```

Cara Membaca Error Log:

  • Fatal error: Error yang menyebabkan website crash
  • File path: Lokasi file yang bermasalah (contoh: `/wp-content/plugins/my-plugin/my-plugin.php`)
  • Line number: Baris kode yang error (contoh: `:45`)

Langkah Selanjutnya:

  • Jika error berasal dari plugin, nonaktifkan plugin tersebut
  • Jika error berasal dari tema, ganti ke tema default (Twenty Twenty-Four)
  • Jika error berasal dari file core WordPress, lanjut ke Solusi 4

Solusi 4: Nonaktifkan Plugin yang Bermasalah

Jika error log menunjukkan plugin tertentu yang bermasalah:

Cara Nonaktifkan Plugin (Tanpa Akses Dashboard):

  1. Login ke cPanel File Manager atau FTP

  1. Navigasi ke Folder Plugins
- Buka direktori `wp-content/plugins/`

  1. Rename Folder Plugin
- Cari folder plugin yang bermasalah (sesuai error log)

- Klik kanan dan pilih Rename

- Ubah nama menjadi `nama-plugin-disabled` atau `nama-plugin.bak`

- Contoh: `my-plugin` → `my-plugin-disabled`

  1. Refresh Website
- Buka website Anda

- Jika error hilang, berarti plugin tersebut adalah penyebabnya

  1. Cari Alternatif atau Update Plugin
- Hapus plugin yang bermasalah

- Cari plugin alternatif yang lebih stabil

- Atau tunggu update dari developer plugin

Jika Tidak Tahu Plugin Mana yang Bermasalah:

  • Rename seluruh folder `plugins` menjadi `plugins-disabled`
  • Jika error hilang, berarti ada plugin yang bermasalah
  • Rename kembali menjadi `plugins`
  • Nonaktifkan plugin satu per satu untuk menemukan yang bermasalah

Solusi 5: Ganti ke Tema Default WordPress

Jika error disebabkan oleh tema:

  1. Login ke cPanel File Manager atau FTP

  1. Navigasi ke Folder Themes
- Buka direktori `wp-content/themes/`

  1. Rename Tema Aktif
- Cari folder tema yang sedang aktif

- Rename menjadi `nama-tema-disabled`

  1. WordPress Akan Otomatis Beralih ke Tema Default
- WordPress akan menggunakan tema default (Twenty Twenty-Four, Twenty Twenty-Three, dll)

  1. Refresh Website
- Jika error hilang, berarti tema adalah penyebabnya

Solusi 6: Replace File Core WordPress (Solusi Terakhir)

Jika semua solusi di atas tidak berhasil, kemungkinan file core WordPress rusak. Solusi terakhir adalah replace semua file WordPress kecuali wp-content dan wp-config.php.

Langkah-langkah:

Persiapan:

  1. Backup Website Lengkap
- Backup semua file melalui cPanel Backup atau FTP

- Backup database melalui phpMyAdmin

  1. Download WordPress Fresh
- Kunjungi https://wordpress.org/download/

- Download versi WordPress yang sama dengan yang Anda gunakan

- Extract file ZIP di komputer Anda

Proses Replace:

  1. Login ke cPanel File Manager atau FTP

  1. Navigasi ke Root WordPress
- Biasanya di `public_html`

  1. Hapus File/Folder Berikut (JANGAN HAPUS wp-content dan wp-config.php):
- Folder `wp-admin`

- Folder `wp-includes`

- Semua file di root (index.php, wp-login.php, dll) KECUALI:

- `wp-config.php` (JANGAN HAPUS!)

- `.htaccess` (JANGAN HAPUS!)

- Folder `wp-content` (JANGAN HAPUS!)

  1. Upload File WordPress Fresh
- Upload folder `wp-admin` dari WordPress fresh

- Upload folder `wp-includes` dari WordPress fresh

- Upload semua file di root dari WordPress fresh (kecuali wp-config.php)

  1. Set Permission yang Benar
- Folder: 755

- File: 644

  1. Refresh Website
- Buka website Anda

- Login ke dashboard

- Cek apakah error sudah hilang

Catatan Penting:

  • JANGAN HAPUS folder `wp-content` (berisi plugin, tema, upload)
  • JANGAN HAPUS file `wp-config.php` (berisi konfigurasi database)
  • JANGAN HAPUS file `.htaccess` (berisi permalink settings)

Solusi 7: Perbaiki Database WordPress

Kadang-kadang, database WordPress corrupt dan perlu diperbaiki.

Cara Repair Database:

  1. Buka wp-config.php

  1. Tambahkan Baris Berikut (sebelum `/ That's all, stop editing! /`):
```php

define( 'WP_ALLOW_REPAIR', true );

```

  1. Akses URL Repair
- Buka browser dan akses:

```

https://namadomain.com/wp-admin/maint/repair.php

```

  1. Klik "Repair Database"
- Tunggu proses selesai

  1. Hapus Kode WP_ALLOW_REPAIR
- Setelah selesai, hapus baris yang ditambahkan di wp-config.php

- Ini penting untuk keamanan!

Tips Mencegah Critical Error di Masa Depan

  1. Selalu Backup Sebelum Update
- Backup file dan database sebelum update WordPress, plugin, atau tema

- Gunakan plugin backup seperti UpdraftPlus atau BackupBuddy

  1. Update Secara Bertahap
- Update satu plugin/tema pada satu waktu

- Cek website setelah setiap update

- Jika error, Anda tahu penyebabnya

  1. Gunakan Staging Site
- Test update di staging site terlebih dahulu

- Jika aman, baru apply ke production site

  1. Pilih Plugin/Tema Berkualitas
- Gunakan plugin/tema dari developer terpercaya

- Cek rating dan review

- Pastikan kompatibel dengan versi WordPress dan PHP Anda

  1. Monitor Error Log Secara Berkala
- Cek error log setiap minggu

- Deteksi masalah sebelum menjadi critical

  1. Gunakan Hosting Berkualitas
- Pilih hosting yang reliable dan fast

- Pastikan support PHP versi terbaru

- Gunakan hosting yang menyediakan automatic backup

  1. Aktifkan Maintenance Mode Saat Update
- Gunakan plugin maintenance mode saat update

- Hindari visitor mengakses saat proses update

Kesimpulan

Error "There has been a critical error on your website" di WordPress dapat diatasi dengan langkah-langkah berikut:

Solusi Cepat:

  1. Naikkan memory limit melalui MultiPHP INI Editor ✅
  2. Ubah versi PHP melalui cPanel ✅
  3. Cek error_log dan perbaiki file yang konflik ✅
  4. Nonaktifkan plugin/tema yang bermasalah
  5. Replace file core WordPress (solusi terakhir) ✅

Langkah Preventif:

  • Selalu backup sebelum update
  • Update secara bertahap
  • Gunakan staging site
  • Monitor error log
  • Pilih plugin/tema berkualitas

Jika Anda masih mengalami kesulitan atau memerlukan bantuan troubleshooting WordPress, jangan ragu untuk menghubungi team support Ardetamedia melalui:

Kami menyediakan WordPress Hosting yang sudah dioptimasi dengan PHP terbaru, memory limit yang cukup, dan automatic backup. Website WordPress Anda akan lebih stabil dan aman! 🚀